Jumat, 24 Februari 2012

tugas 2 @


Nama : zhellika buca kamariah
Kelas : XII IPA 3


KIMIA
LIPID


Top of Form
Bottom of Form
1 Pengertian Lipid dan Klasifikasi Lipid
Istilah lipida meliputi senyawa-senyawa heterogen, termasuk lemak danminyak yang umum dikenal di dalam makanan, malam, fosfolipida, sterol danikatan lain sejenis yang terdapat di dalam makanan dan tubuh manusia. Lipidamempunyai sifat yang sama, taitu larut dalam pelarut nonpolar sepertietanol,eter,kloroform dan benzana. Secara umum lipida dapat dibagi dalam beberapa kelompk yaitu:a.Lipida sederhana b.Lipida majemuk c.Lipida turunanUntuk selengkapnya akan diuraikan di bawah ini.
A.Lipid Sederhanaa.

Trigliserida
Trigliserida (atau lebih tepatnya triasilgliserol atau triasilgliserida)adalah sebuahgliserida, yaitu ester darigliseroldan tigaasam lemak .
1. Lilin
Lilin adalah senyawa yang terbentuk dari ester asam lemak dengan alkohol bukan gliserol. Pada umumnya asam lemaknyaadalah palmitat dan alkoholnya mempunyai atom C sebanyak 26-34. contohnya adalah mirisil palmitat. (Suharsono Martoharsono,53).Pada umunya malam merupakan ester asam lemah denganalkohol allifatik bermolekul besar, dan asamnya mempunyai jumlah karbon berkisar antara C25sampai C35.(Purwo Arbianto,54)3
http://htmlimg3.scribdassets.com/3wsa6djf40kb70c/images/3-a54d4642c9.pnghttp://htmlimg3.scribdassets.com/3wsa6djf40kb70c/images/3-a54d4642c9.pnghttp://htmlimg3.scribdassets.com/3wsa6djf40kb70c/images/3-a54d4642c9.pnghttp://htmlimg3.scribdassets.com/3wsa6djf40kb70c/images/3-a54d4642c9.png
 
Jika melihat definisi ini maka dapat dikatakan bahwa prosesterjadinya lilin adalah merupakan suatu proses esterifikasi antaraasam lemak dan alkohol berantai panjang.
2. Lemak 
Terbentuk dari asam lemak dengan gliserol
B. Lipid Kompleks
Lipid kompleks adalah kombinasi antara lipid dengan molekul lain.Jika melihat definisi ini maka lipid kompleks dapat dikelompokanmenjadi:
a. Fosfolid
Fosfolipid adalah lipid yang mengandung gugus ester fosfat.
1. Glisero fosfolipid 
1. Asam fosfatidat dan fosfatidilgliserol 
Penting sebagai perantara dalam sintesis triasilgliserol danfosfolipid, ditemukan sedikit dalam jaringan.
2. Fosfatidilkolin (lesitin)
Lesitin mengandung asam lemak, gliserol, asam fosfat dan kolin.Lesitin tersebar luas dalam sel-sel tubuh dan mempunyai tugasmetabolik dan struktur misal dalam membran.Dipalmitil lesitin adalah zat yang sangat efektif untuk mencegah perlengketan permukaan dalam paru-paru yang disebabkantegangan permukaan. Tidak adanya dipalmitil lesitin pada paru- paru bayi prematur menyebabkan gangguan pernafasan.
3. Fosfatidiletanolamin (sefalin)
  Sefalin berbeda dari lesitin hanya pada penggantian kolin olehetanolamin.4
4. Fosfatidilinositol 
5. Fosfatidilserin
   Fosfatidilserin mengandung asam amino serin, sebagai penggantietanolamin.
6. Lisofosfolipid 
   Adalah fosfoasilgliserol yang mengandung hanya satu radikal asil,misalnya lisolesitin.
7. Plasmalogen
  Senyawa ini merupakan 10% fosfolipid otak dan otot. Secarastruktural plasmalogen   menyamai fosfatidiletanolamin tetapimempunyai ikatan eter pada posisi karbon C1 sebagai penggantiikatan ester. Radikal alkil merupakan alkohol tidak jenuh.
2. Sfingofosfolipid 
a.Sfingomielin
Sfingomielin ditemukan dalam jumlah besar dalam otak dan jaringan syaraf. Pada hidrolisis sfingomielin menghasilkan asamlemak, asam fosfat, kolin dan amino alkohol kompleks yaitusfingosin.Tidak terdapat gliserol. Kombinasi sfingosin dan asamlemak disebut seramida, struktur yang juga ditemukan pada glikolipid.

b. Glikolipid
Glikolipid ialah molekul molekul lipid yang mengandungkarbohidrat, biasanya pula sederhana seperti galaktosa atauglukosa. Akan tetapi istilah istilah glikolipid biasanya dipakaiuntuk lipid yang mengandung satuan gula tetapi tidak mengandungfosfor. Glikolipid dapat diturunkan dari gliserol atau pingosine dansering dimakan gliserida atau sebagai spingolipida.5
 
c. Lipoprotein
Lipoprotein merupakan gabungan molekul gliserida dan proteinyang disintesis di dalam hati. Seperempat sampai sepertiga bagiandari lipoprotein adalah protein dan selebihnya adalah lipida.Lipoprotein mempunyai fungsi mengangkut lipida di dalam plasmake jaringan-jaringan yang membutuhkannya sebagai sumber energy, sebagai komponen membrane sel atau sebagai prekursormetabolit aktif..Ada beberapa jenis lipoprotein, antara lain:1. Kilomikron2. VLDL (Very Low Density Lipoprotein)3. IDL (Intermediate Density Lipoprotein)4. LDL (Low Density Lipoprotein)5. HDL (High Density Lipoprotein)Tubuh mengatur kadar lipoprotein melalui beberapa cara:1. Mengurangi pembentukan lipoprotein dan mengurangi jumlahlipoprotein yang masuk ke dalam darah.2. Meningkatkan atau menurunkan kecepatan pembuanganlipoprotein dari dalam darah.
C. Turunan Lipid (Derivat Lipid)
Derivat lipid adalah seemua senyawa yang dihasilkan padahidrolisis lipid sederhana dan lipid majemuk yang masih mempunyaisifat-sifat seperti lemak. Sehingga derivat lipid dapat diklasifikasikansebagai berikut :
a.Asam lemak 
Asam lemak tidak lain adalahasam alkanoatatau asam karboksilat berderajat tinggi (rantai C lebih dari 6). Asam lemak dibedakanmenuru jumlah karbon yang dikandungnya yaitu asam lemak rantai pendek(kurang dari 6), asam lemak rantai sedang (8-12), asam lemak 6
http://htmlimg4.scribdassets.com/3wsa6djf40kb70c/images/6-9c86e8a4a3.jpg
 
rantai panjang (14-18) dan rantai sangant panjang (lebih dari 20).Adapun rumus umum dari asam lemak adalah:CH3(CH2)nCOOHatauCnH2n+1-COOHAsam lemak yang terdiri atas rantai karbon yang mengingat semuahydrogen yang dapat diikatnya dinamakan
asam lemak jenuh
. Asamlemak yang mengandung satu atau lebih ikatan rangkap dimana diikattambahkan dengan dengan atom hydrogen disebut dengan
asam lemak tidak jenuh
. Asam lemak tak jenuh yang mengandung satu ikatanrangkap disebut dengan
asam lemak tak jenuh tunggal 
. Asam lemak tak  jenuh yang mengandung lebih dari satu ikatan rangkap disebut dengan
asam lemak tak jenuh ganda
.
b.Terpen
Terpena merupakan suatu golongan hidrokarbonyang banyak  dihasilkan olehtumbuhandan terutama terkandung pada getahdan vakuola selnya. Senyawa dasar terpen merupakan satuan C5 disebut isoprene.Table 1.1 Turunan lipid7Jumlah atomkarbon NamaTrivial
 
SistematikRumus umum/molekul2Asam asetat
Asam binoatCH3(CH2)COOH4Asam butiratAsam tetranoatCH3(CH2)2COOH6Asam kaproatAsam hekdanoatCH3(CH2)4COOH8Asam kaprilatAsam oktanoatCH3(CH2)6COOH10Asam kapratAsam dekanoatCH3(CH2)8COOH12Asam lauratAsam dodekanoatCH3(CH2)10COOH14Asam miristatAsam tetradekanoatCH3(CH2)12COOH16Asam palmitatAsam heksadekanoatCH3(CH2)14COOH18Asam stearatAsam oktadekanoatCH3(CH2)16COOH20Asam arakidatAsam eiokosnoatCH3(CH2)18COOH

 
c.Steroid
Suatu steroid adalah senyawa yang mengandung system cincin berikut yaitu tiga cincin 6 dan 1 cincin 5. Steroid yang banyak terdapat dalam kehidupan adalah sterol, suatu alkohol yang berintikan perhidroksisiklopentano fenantren. Contohnya adalah kolesterol yang banyak terdapat dalam otak, system saraf, membrane dan lain-lain.Dalam tanaman terdapat fitosterol, misalnya stigmasterol dan sitostrol.Mikosterol adalah sterol yang terdapat dalam jamur dan ragimisalnyaelgosterol yang merupakan bahan baku vitamin D.
Struktur dan fungsi LIPID (LEMAK) bagi tubuh manusia
A.Sumber Lemak 
a.Lemak simpanan dalam Sel Lemak 
Lemak hewan terutama terdiri atas triasilgliserol, berupa lemak  jenuh asam palmitat dan asam oleat, di samping kolesterol danvitamin larut lemak A,D,E, dan K. susunan asam lemak hewan banyak bergantung dari jenis makanan yang diberikan.
.Lemak susu
Lemak susu terutama terdiri atas triasilgliserol yang terdapat dalam bentuk emulsi di mana butiran halus lemak diselubungi memebranyang terdiri atas protein, fosfolipida dan kolesterol yang mencegah butiran-butiran lemak tersebut menyatu. Butiran lemak ini jugamengandung sedikit ester kolesterol, vitamin larut lemak, terutamavitamin A, D,dan Beta-karoten. Karakteristik asam lemak susu hewanmemamah biak mengandung relatife tinggi asam lemak jenuh rantai8 pendek dan sedang serta asam lemak rantai jenuh rantai panjang dantunggal. Kandungan asam lemak tidak jenuh ganda sangat kecil.Lemak dalam bentuk emulsi mempunyai permukaan yang lebih luasdaripada lemak dalam bentuk tidak emulsi, oleh karena itu dapat lebihcepat dicernakan. Di samping itu lemak dalam bentuk emulsimempengaruhi secara positif rasa enak makanan. 
2. Telur
Lemak telur berada dalam keadaan emulsi. Satu telur rata –ratamengandung 6-7 gram triasilgliserol dan fosfolipida serta 250-300 mgkolesterol. Pentingnya telur dalam makanan sehari – hari bukan hanyaterletak pada nilai gizinya, akan tetapi juga kontribusi yang diberikanoleh lipoprotein kuning telur terhadap struktur makanan, terutamaterhadap kualitas structural cake dan sejenisnya setelah dibakar.
3. Minyak Ikan
Ikan secara garis besar digolongkan dalam ikan kurus yangmenyimpan lemaknya sebagai triasilgliserol dalam hati (misalnya ikan
cod 
) dan ikan
 gemuk 
(makarel dan haring). Minyak ikan mengandung banyak asam lemak rantai sangat panjang dengan lebih dari dua puluhatom karbon yang sebagian besar mempunyai 5-6 ikatan rangkap.Komposisi asam lemak iakan berbeda, bergantung jenis ikan,makanannya, dan musim
4. Daging Otot
Lemak daging otot terutama terdiri atas fosfolipida dan kolesterol bebas, walau[un banyak daging otot hewan diinfiltrasi oleh simpanantriasilgliserol (
marbling 
). Sebanyak 85% asam lemak daging ototterdiri dari atas asam palmitat, stearat, okleat, linoleat dan arakidonat.Komposisi lemak daging otot menyerupai komposisi lemak simpanan.
Minyak Nabati
Sebagian besar tumbuh – tumbuhan menyimpan lemak didalam biji – bijiannya (kacang kedelai, biji bunga matahari, jagung) ataudalam dagingnya (apokat). Jenis palma menyimpan minyak di dalam biji maupun di dalam dagingnya. Minyak biji – bijian berbeda satusama lain dalam komposisi asam lemak. Minyakl biji – bijian jugamerupakan sumber fosfolipida, karotenoid, dan sterol tumbuh – tumbuhan
Asam lemak 
Asam lemak merupakan asam monokarboksilat rantai panjang. Adapunrumus umum dari asam lemak adalah:Rentang ukuran dari asam lemak adalah C12 sampai dengan C24. Adadua macam asam lemak yaitu:1. Asam lemak jenuh (saturated fatty acid) Asam lemak ini tidak memiliki ikatan rangkap2. Asam lemak tak jenuh (unsaturated fatty acid) Asam lemak inimemiliki satu atau lebih ikatan rangkap.


 
b. Gliserida netral (lemak netral)
11

 
Fungsi dasar dari gliserida netral adalah sebagai simpanan energi(berupa lemak atau minyak). Setiap gliserol mungkin berikatan dengan 1, 2atau 3 asam lemak yang tidak harus sama. Jika gliserol berikatan dengan 1asam lemak disebut monogliserida, jika berikatan dengan 2 asam lemak disebut digliserida dan jika berikatan dengan 3 asam lemak dinamakantrigliserida. Trigliserida merupakan cadangan energi penting dari sumber lipid.Apa yang dimaksud dengan lemak (fat) dan minyak (oil)? Lemak danminyak keduanya merupakan trigliserida. Adapun perbedaan sifat secaraumum dari keduanya adalah:
1. Lemak 
Lemak umumnya diperoleh dari hewan ,berwujud padat pada suhuruang dan tersusun dari asam lemak jenuh.
2.
 Minyak 
Umumnya diperoleh dari tumbuhan,berwujud cair pada suhuruang,tersusun dari asam lemak tak jenuhFosfogliserida (fosfolipid).Lipid dapat mengandung gugus fosfat. Lemak termodifikasi ketika fosfatmengganti salah satu rantai asam lemak.
c. Lipid kompleks

 
Sebagian dari asetil KoA dapat diubah menjadi kolesterol (prosesnyadinamakan kolesterogenesis) yang selanjutnya dapat digunakan sebagai bahanuntuk disintesis menjadi steroid (prosesnya dinamakan steroidogenesis).
http://htmlimg1.scribdassets.com/3wsa6djf40kb70c/images/27-b8a2b70196.jpg
 
b. Sintesis asam lemak 
Makanan bukan satu-satunya sumber lemak kita. Semua organismedapat men-sintesis asam lemak sebagai cadangan energi jangka panjang dansebagai penyusun struktur membran. Pada manusia, kelebihan asetil KoAdikonversi menjadi ester asam lemak. Sintesis asam lemak sesuai dengandegradasinya (oksidasi beta).Sintesis asam lemak terjadi di dalam sitoplasma. ACP (acyl carrier  protein) digunakan selama sintesis sebagai titik pengikatan. Semua sintesisterjadi di dalam kompleks multi enzim-fatty acid synthase. NADPH digunakan
sebagai bahanuntuk disintesis menjadi steroid (prosesnya dinamakan steroidogenesis).


 
untuk sintesis. Tahap-tahap sintesis asam lemak ditampilkan pada skema berikut.Penyimpanan lemak dan penggunaannya kembali. Asam-asam lemak akandisimpan jika tidak diperlukan untuk memenuhi kebutuhan energi. Tempat penyimpanan utama asam lemak adalah jaringan adiposa. Adapun tahap-tahap penyimpanan tersebut adalah: Asam lemak ditransportasikan dari hati sebagaikompleks VLDL. Asam lemak kemudian diubah menjadi trigliserida di seladiposa untuk disimpan. Gliserol 3-fosfat dibutuhkan untuk membuattrigliserida. Ini harus tersedia dari glukosa. Akibatnya, kita tak dapatmenyimpan lemak jika tak ada kelebihan glukosa di dalam tubuh.

 
Jika kebutuhan energi tidak dapat tercukupi oleh karbohidrat, makasimpanan trigliserida ini dapat digunakan kembali. Trigliserida akan dipecahmenjadi gliserol dan asam lemak. Gliserol dapat menjadi sumber energi (lihatmetabolisme gliserol). Sedangkan asam lemak pun akan dioksidasi untuk memenuhi kebutuhan energi pula (lihat oksidasi beta).
2.3 Pencernaan, Absorpsi, Transportasi, dan Metabolisme Lipid
Sebagian besar lemak pada makanan yang terdiri dari trigliserida/trigliserol harus dipecah terlebih dahulu untuk mempermudah proses reabsorpsidalam tubuh. Pada sebagian orang dewasa lemak dapat dicerna secara efisienhingga 95% dari yang dikonsumsi.Lemak yang tidak bermuatan listrik sehingga bersifat netral dan hidrifobik.Bila dicampur dengan air, lemak akan memisah. Enzim, sebaliknya mempunyai bagian-bagian yang bermuatan positif dan negative.oleh karena itu enzim bersifathidrofilik, yaitu dapat bercampur baik dengan air yang bersifat polar. Agar lemak dapat bercampur baik dengan air, dan enzim dapat bekerja untuk mencerna lemak,terlebih dahulu harus mengalami proses emulsifikasi.Emulsifikasi adalah proses dimana terjadi pengikatan lemak oleh garamempedu sehingga nantinya dalam bentuk emulsi ini dapat mempermudah proses penyerapan dan pencernaannnya. Emulsi lemak terjadi di dalam usus halusdengan bantuan garam empedu. Pada waktu lemak memasuki usus halus,hormone kolesitokinin memberi isyarat kepada kantong empedu untuk mengeluarkan cairan empedu. Cairan empedu terdapat sebagai asam empedu dangaram empedu. Asam empedu dibuat oleh hati dari kolesterol untuk kemudiandisimpan di dalam kantung empedu hingga saat diperlukan. Pada salah satu ujungmolekul asam empedu terdapat rantai samping yang terdiri atas asam amino yangmenarik air, sedangkan pada ujung lainnya terdapat sterol yang menarik lemak.Demikianlah asam empedu dapat menarik molekul lemak yang sudah dipecahmenjadi bagian-bagian kecil ini ke dalam cairan tubuh. Enzim lipase yang bersaldari dinding usus halus dan pancreas kemudian mencrnakan lemak dalam bentuk emulsi ini.
 
Asetiasetat dan D-3-hidroksibuturat dapat digunakan sebagai substratreaksi respirasi dalam beberapa macam jaringan. Sebagai contoh jaringan otot jantung dan ginjal dapat menggunakan asetoasetat sebagai substrat reaksi respirasi bila tidak terdapat glukosa. Demikian juga kelaparan dalm jangka panjang. Otak dapt beradpatasi untuk menngunakan aseto-asetat sebagai substrat untuk reaksirespirasi.Sintesis asam lemak terjadi di dalam sitosol (sitoplasma). Sebagai sumber karbon yaitu Asetil Ko-A dan untuk reaksi redukasi digunakan NADPH2. Enzimyang beranggung jawab atas sintesis asam lemak adalah asam lemak sintetase( fatty acid synthetase) yang merupakan enzim kompleks (terdiri dari beberapa enzim). Jalur reaksi sintesis asam lemak terdiri dari dua tahap,yaitu:a.aktifitas asetil Ko-A(asetil Ko-A karboksilasi) b.pemanjangan rantai karbon (elongasi) yang merupakan jalur malonilKo-AProses pemanjangan rantai karbon malonil dilakukan dengan caramenambahkan dua karbon(Asetil Ko-A) secara bertahap dan dibantu oleh enzimyang disebut sebagai acyl carrier protein(ACP). Pada umumnya pemanjanganrantai karbon akan berhenti pada C16. Apabila diperlukan asam lemak dengan panjang rantai karbon lebih dari 16 , maka enzim lain (masih merupakan anggotaenzim asam lemak sintetase) akan bekerja yaitu enzim asltioesterasde rantai panjang9long chain acyl-thio-esterase). Asam lemak yang disimpan untuk digunakan dalam bentuk trigliserida dalam semua sel, terutama adiposit dalam jaringan adipose. Trigliserida (triasil-gliserol) teerdiri atas molekul gliserol padamana tiga asam lemak diesterifikasikan. Pada umumnya asam-asam lemak yangterdapat dalam trigliserida merupakan asam lemak jnuh. Sebagai “building block”utama untuk sintesis trigliserida pada jaringan selain adipose adalah gliserol,sedangkan pada jaringan digunakan dihidroksiaseton-fosfat (DHAP), yangdiproduksi selama proses glikolisis.
2.4 Manfaat dan Dampak Terhadap Kesehatan
Faktor makanan yang paling berpengaruh terhadap kadar kolesterol darah(Low Density Lipoprotein/LDL) adalah lemak total, lemak jenuh dan energy total.Dengan mengurangi lemak total dalam makanan, jumlah energy total akan ikut berkurang. Jenis lemak yang dikurangi sebaiknya lemak jenuh. Kolesterolmakanan sebetulnya hanya sedikit meningkatkan kolesterol makanan, tergantung jumlah kolesterol yang dimakan dan kemampuan tubuh untuk mengimbanginyadengan mensintesis lebih sedikit. Urut – urutan perubahan makanan untuk menurunkan kolesterol darah menurut prioritas adalah lemak, lemak jenuh dankolesterol.Kenaikan trigliserida dalam plasma (Hipertrigliseridemia) juga dikaitkandengan terjadinya penyakit jantung koroner. Kadar trigliserida plasma banyak dipengaruhi oleh kandungan karbohidrat makanan dan kegemukan.Konsumsi lemak akhir – akhir ini juga dikaitkan dengan penyakit kanker.Hal yang berpengaruh adalah jumlah lemak dan mungkin asam lemak/tidak jenuhganda tertentu yang terdapat dalam minyak sayuran.Asam lemak omega-3 ternyata berpengaruh baik terhadap kesehatan. Halini pertama kali ditemukan pada penduduk asli Alaska yang, walaupunmakanannya mengandung banyak energy, banyak lemak dan banyak kolesterol,ternyata bebas dari penyakit jantung koroner atau Arterosklerosis. Makananmereka terutama adalah ikan laut dalam yang kaya akan lemak omega-3 terutamaEPA dan DHA.Asam lemak omega-3 diduga dapat pula mencegah penyakit kanker,menghambat kecepatan perkembangannya serta menurunkan kecepatan pertumbuhan, ukuran dan jumlah sel kanker. Asosiasi Jantung Amerikamenganjurkan makan ikan 2-3 kali seminggu. Suplemen berupa minyak ikan tidak dianjurkan. Kebanyakan mengonsumsi minyak ikan dapat menyebabkan pendarahan atau menghambat penyembuhan luka. Suplemen minyak ikan dibuatdari hati ikan yang mungkin tercemar dengan bahan – bahan toxid berasal dari pestisida, logam berat dan bahan pencemar lain. Minyak ikan juga menganduingvitamin A dan D dalam jumlah berlebih sehingga dapat menimbulkankeracunan/toxid dan ekstra energy yang dapat menyebabkan kegemukan.
 
Sebaliknya, penelitian pada hewan menunjukkan bahwa asam lemak tak  jenuh ganda berasal dari minyak sayuran, terutama asam lemak omega-6,mempunyai kemampuan lebih besar untuk menimbulkan penyakit kanker daripada asam lemak jenuh

Lipid (Lemak)
A. Definisi
Lipid menurut International Congress of Pure and Applied Chemistry adalah kelompok senyawa kimuia yang mempunyai sifat-sifat:
1. Tidak larut dalam air tetapi larut dalam pelarut organik seperti eter, CHCl3, benzen, alkohol/aseton panas, xylen, dll. serta dapat diekstraksi dari sel hewan/tumbuhan dengan pelarut tersebut.
2. Secara kimia, penyusun utama adalah asam lemak (dalam 100 gram lipid terdapat 95% asam lemak)
3. Lipid mengandung zat-zat yang dibutuhkan oleh manusia seperti asam lemak essential (EFA contohnya asam linoleat) dari asam linoleat dapat dibuat asam linolenat dan asam arakidonat.
B. Fungsi
1. Sebagai sumber energi (memiliki kandungan 9 kkal/g)
2. Unsur pembangun membran sel dan bertanggung jawab untuk lewatnya berbagai bahan yang masuk dan keluar sel.
3. Sebagai pelindung organ-organ penting, penyekat jaringan tubuh.
4. Menjaga tubuh terhadap pengaruh luar. misalnya: suhu, luka (infeksi) dan lainnya.
5. Insulator listrik (agar impuls-impuls syaraf merambat dengan cepat)
6. Membantu melarutkan dan mentransport senyawa-senyawa tertentu (misal vitamin) dalam aliran darah untuk keperluan metabolisme.
C. Sumber
1. Dari tumbuhan didalam sitoplasma berupa droplet.
2. Dari hewan di dalam jaringan adiposa.
D. Klasifikasi
Menurut sifat kimia (berdasarkan atas reaksinya dengan basa kuat)
1. Lipid tersabunkan (hidrolisis dengan basa)(latin: sapo, soap=sabun=garam asam lemak).contohnya adalah TAG (triasil gliserol) dan fosfolipid.
2 Lipid tak tersabunkan. contohnya: sterol (kolesterol), vitamin yang larut dalam lemak.
Menurut Bloor
1. Lipid sederhana. contohnya: fat/minyak (TAG/trigliserida) jika dihidrolisis menghasilkan asam lemak dan gliserol.
2. Lipid kompleks. contohnya: fosfolipid dan glikolipid.
Fosfolipid + H2O menghasilkan asam lemak + alkohol + asam fosfat + senyawa nitrogen.
Glikolipid + H2O menghasilkan asam lemak + karbohidrat + sfingosin.

3. Lipid turunan adalah senyawa-senyawa yang dihasilkan bila lipid sederhana dan lipid kompleks mengalami hidrolisis. Contohnya: asam lemak, gliserol, alkohol padat, aldehid, keton bodies.
E. Struktur
1. Lipid-fat/minyak
- disebut trigliserida = triasil gliserol = ester asam lemak atau lemak netral (“true fat”)
- merupakan ester gliserol dengan 3 asam lemak berbeda (R, R’, R”)
- jika ketiga asam lemaknya sama (R=R’=R”) disebut lipid sederhana (R = asam palmitat “tripalmitoil gliserol = tripalmitin”, R = asam stearat “tristeroil gliserol = tristearin”)
- jika asam lemaknya tidak sama disebut lipid majemuk
- asam lemak yang terikat pada gliserol dapat dihidrolisis secara enzimatik (lipase) atau dengan basa panas (saponifikasi)-gliserol dan garam asam lemak (sabun)
2. Gliserofosfolipid atau Gliserol fosfatida
- Struktur umum dari lipid majemuk (1,2-diasil gliserol)
- memiliki gugus fosfat yang teresterifikasi pada C nomor 3 dari gliserol
- contohnya: fofatidil kolin (lisitin), spingomielin.
F. Macam-Macam Lipid
contoh lipid adalah triasilgliserol, fosfodiasil gliserol, spingolipid, glikolipid, vitamin larut lemak, prostaglandin, kolestrol, hormon steroid, asam empedu.,


Tidak ada komentar:

Posting Komentar