lihat geraknya menimbulkan tangis dalam hati
raut wajah nya
tak pernah ku rela terlihat tampak sedih
yang menodahi
aku ingin
tangan kotor tak berdaya ini dapat
menghilangkan duka lara
tak lama ia berucap
mengapa ?
mengapa sepelik ini yg harus aku lewati
ia menanggung sendiri
tanpa tangan lainnya
termasuk orang yg seharusnya bertanggung jawab akan hal
ia mendesah
ia merintih sakit yg amat
air mata nya suci
" kita makan ulat pun ia tak tahu"
raut wajah yg mulai menua
tangan nya yg tak mampu lagi kaki yg mulai susah di gerakkan nya
dalam hidupku "ia" super heroo ku :)
tak ada yg dapat menggantikan posisi nya di mata ku
selamanya !!
keluh rasa di jiwa memuncah
apa aku ini ?
kalau sudah seperti ini ,aku bisa apa ??
semoga aku bisa menjadi lilin pada hidupnya yg saat ini padam :)
Rabu, 21 Maret 2012
Jumat, 24 Februari 2012
tugas 2 @
Nama :
zhellika buca kamariah
Kelas : XII
IPA 3
KIMIA
LIPID
Top of Form
Bottom of Form
1 Pengertian Lipid dan Klasifikasi
Lipid
Istilah lipida meliputi
senyawa-senyawa heterogen, termasuk lemak danminyak yang umum dikenal di dalam
makanan, malam, fosfolipida, sterol danikatan lain sejenis yang terdapat di
dalam makanan dan tubuh manusia. Lipidamempunyai sifat yang sama, taitu larut
dalam pelarut nonpolar sepertietanol,eter,kloroform dan benzana. Secara umum
lipida dapat dibagi dalam beberapa kelompk yaitu:a.Lipida
sederhana b.Lipida majemuk c.Lipida turunanUntuk selengkapnya akan
diuraikan di bawah ini.
A.Lipid Sederhanaa.
Trigliserida
Trigliserida (atau lebih tepatnya
triasilgliserol atau triasilgliserida)adalah sebuahgliserida,
yaitu ester darigliseroldan tigaasam
lemak .
1. Lilin
Lilin adalah senyawa yang terbentuk
dari ester asam lemak dengan alkohol bukan gliserol. Pada umumnya asam
lemaknyaadalah palmitat dan alkoholnya mempunyai atom C sebanyak 26-34.
contohnya adalah mirisil palmitat. (Suharsono Martoharsono,53).Pada umunya
malam merupakan ester asam lemah denganalkohol allifatik bermolekul besar, dan
asamnya mempunyai jumlah karbon berkisar antara C25sampai C35.(Purwo
Arbianto,54)3
Jika melihat definisi ini maka
dapat dikatakan bahwa prosesterjadinya lilin adalah merupakan suatu proses
esterifikasi antaraasam lemak dan alkohol berantai panjang.
2. Lemak
Terbentuk dari asam lemak dengan
gliserol
B. Lipid Kompleks
Lipid kompleks adalah kombinasi
antara lipid dengan molekul lain.Jika melihat definisi ini maka lipid kompleks
dapat dikelompokanmenjadi:
a. Fosfolid
Fosfolipid adalah lipid yang
mengandung gugus ester fosfat.
1. Glisero fosfolipid
1. Asam
fosfatidat dan fosfatidilgliserol
Penting sebagai perantara dalam
sintesis triasilgliserol danfosfolipid, ditemukan sedikit dalam jaringan.
2. Fosfatidilkolin
(lesitin)
Lesitin mengandung asam lemak,
gliserol, asam fosfat dan kolin.Lesitin tersebar luas dalam sel-sel tubuh dan
mempunyai tugasmetabolik dan struktur misal dalam membran.Dipalmitil lesitin
adalah zat yang sangat efektif untuk mencegah perlengketan permukaan dalam
paru-paru yang disebabkantegangan permukaan. Tidak adanya dipalmitil lesitin
pada paru- paru bayi prematur menyebabkan gangguan pernafasan.
3.
Fosfatidiletanolamin (sefalin)
Sefalin berbeda dari lesitin hanya pada penggantian kolin
olehetanolamin.4
4. Fosfatidilinositol
5. Fosfatidilserin
Fosfatidilserin mengandung asam amino serin, sebagai
penggantietanolamin.
6.
Lisofosfolipid
Adalah fosfoasilgliserol yang mengandung hanya satu radikal
asil,misalnya lisolesitin.
7. Plasmalogen
Senyawa ini merupakan 10% fosfolipid otak dan otot. Secarastruktural
plasmalogen menyamai
fosfatidiletanolamin tetapimempunyai ikatan eter pada posisi karbon C1 sebagai
penggantiikatan ester. Radikal alkil merupakan alkohol tidak jenuh.
2. Sfingofosfolipid
a.Sfingomielin
Sfingomielin ditemukan dalam jumlah
besar dalam otak dan jaringan syaraf. Pada hidrolisis sfingomielin
menghasilkan asamlemak, asam fosfat, kolin dan amino alkohol kompleks
yaitusfingosin.Tidak terdapat gliserol. Kombinasi sfingosin dan asamlemak
disebut seramida, struktur yang juga ditemukan pada glikolipid.
b. Glikolipid
Glikolipid ialah molekul molekul
lipid yang mengandungkarbohidrat, biasanya pula sederhana seperti galaktosa
atauglukosa. Akan tetapi istilah istilah glikolipid biasanya dipakaiuntuk lipid
yang mengandung satuan gula tetapi tidak mengandungfosfor. Glikolipid dapat
diturunkan dari gliserol atau pingosine dansering dimakan gliserida atau
sebagai spingolipida.5
c. Lipoprotein
Lipoprotein merupakan gabungan molekul
gliserida dan proteinyang disintesis di dalam hati. Seperempat sampai sepertiga
bagiandari lipoprotein adalah protein dan selebihnya adalah lipida.Lipoprotein
mempunyai fungsi mengangkut lipida di dalam plasmake jaringan-jaringan yang
membutuhkannya sebagai sumber energy, sebagai komponen membrane sel atau
sebagai prekursormetabolit aktif..Ada beberapa jenis lipoprotein, antara
lain:1. Kilomikron2. VLDL (Very Low Density Lipoprotein)3. IDL (Intermediate
Density Lipoprotein)4. LDL (Low Density Lipoprotein)5. HDL (High Density
Lipoprotein)Tubuh mengatur kadar lipoprotein melalui beberapa cara:1.
Mengurangi pembentukan lipoprotein dan mengurangi jumlahlipoprotein yang masuk
ke dalam darah.2. Meningkatkan atau menurunkan kecepatan pembuanganlipoprotein
dari dalam darah.
C. Turunan Lipid (Derivat Lipid)
Derivat lipid adalah seemua senyawa
yang dihasilkan padahidrolisis lipid sederhana dan lipid majemuk yang masih
mempunyaisifat-sifat seperti lemak. Sehingga derivat lipid dapat
diklasifikasikansebagai berikut :
a.Asam lemak
Asam lemak tidak lain adalahasam
alkanoatatau asam karboksilat berderajat tinggi (rantai C
lebih dari 6). Asam lemak dibedakanmenuru jumlah karbon yang dikandungnya yaitu
asam lemak rantai pendek(kurang dari 6), asam lemak rantai sedang (8-12),
asam lemak 6
rantai panjang (14-18) dan rantai
sangant panjang (lebih dari 20).Adapun rumus umum dari asam lemak
adalah:CH3(CH2)nCOOHatauCnH2n+1-COOHAsam lemak yang terdiri atas rantai karbon
yang mengingat semuahydrogen yang dapat diikatnya dinamakan
asam lemak jenuh
. Asamlemak yang mengandung satu
atau lebih ikatan rangkap dimana diikattambahkan dengan dengan atom hydrogen
disebut dengan
asam lemak tidak jenuh
. Asam lemak tak jenuh yang
mengandung satu ikatanrangkap disebut dengan
asam lemak tak jenuh tunggal
. Asam lemak tak jenuh
yang mengandung lebih dari satu ikatan rangkap disebut dengan
asam lemak tak jenuh ganda
.
b.Terpen
Terpena merupakan suatu golongan hidrokarbonyang
banyak dihasilkan olehtumbuhandan terutama terkandung pada getahdan vakuola selnya.
Senyawa dasar terpen merupakan satuan C5 disebut isoprene.Table 1.1 Turunan
lipid7Jumlah atomkarbon NamaTrivial
SistematikRumus umum/molekul2Asam
asetat
Asam binoatCH3(CH2)COOH4Asam
butiratAsam tetranoatCH3(CH2)2COOH6Asam kaproatAsam hekdanoatCH3(CH2)4COOH8Asam
kaprilatAsam oktanoatCH3(CH2)6COOH10Asam kapratAsam dekanoatCH3(CH2)8COOH12Asam
lauratAsam dodekanoatCH3(CH2)10COOH14Asam miristatAsam
tetradekanoatCH3(CH2)12COOH16Asam palmitatAsam heksadekanoatCH3(CH2)14COOH18Asam
stearatAsam oktadekanoatCH3(CH2)16COOH20Asam arakidatAsam
eiokosnoatCH3(CH2)18COOH
c.Steroid
Suatu steroid adalah senyawa yang
mengandung system cincin berikut yaitu tiga cincin 6 dan 1 cincin 5.
Steroid yang banyak terdapat dalam kehidupan adalah sterol, suatu alkohol
yang berintikan perhidroksisiklopentano fenantren. Contohnya adalah
kolesterol yang banyak terdapat dalam otak, system saraf, membrane dan
lain-lain.Dalam tanaman terdapat fitosterol, misalnya stigmasterol dan sitostrol.Mikosterol
adalah sterol yang terdapat dalam jamur dan ragimisalnyaelgosterol yang
merupakan bahan baku vitamin D.
Struktur dan fungsi LIPID (LEMAK) bagi tubuh manusia
A.Sumber Lemak
a.Lemak simpanan dalam Sel
Lemak
Lemak hewan terutama terdiri atas triasilgliserol,
berupa lemak jenuh asam palmitat dan asam oleat, di samping
kolesterol danvitamin larut lemak A,D,E, dan K. susunan asam lemak
hewan banyak bergantung dari jenis makanan yang diberikan.
.Lemak susu
Lemak susu terutama terdiri atas
triasilgliserol yang terdapat dalam bentuk emulsi di mana butiran halus
lemak diselubungi memebranyang terdiri atas protein, fosfolipida dan kolesterol
yang mencegah butiran-butiran lemak tersebut menyatu. Butiran lemak ini
jugamengandung sedikit ester kolesterol, vitamin larut lemak, terutamavitamin
A, D,dan Beta-karoten. Karakteristik asam lemak susu hewanmemamah biak
mengandung relatife tinggi asam lemak jenuh rantai8 pendek dan sedang
serta asam lemak rantai jenuh rantai panjang dantunggal. Kandungan asam lemak
tidak jenuh ganda sangat kecil.Lemak dalam bentuk emulsi mempunyai permukaan
yang lebih luasdaripada lemak dalam bentuk tidak emulsi, oleh karena itu dapat
lebihcepat dicernakan. Di samping itu lemak dalam bentuk emulsimempengaruhi
secara positif rasa enak makanan.
2. Telur
Lemak telur berada dalam keadaan
emulsi. Satu telur rata –ratamengandung 6-7 gram triasilgliserol dan
fosfolipida serta 250-300 mgkolesterol. Pentingnya telur dalam makanan sehari –
hari bukan hanyaterletak pada nilai gizinya, akan tetapi juga kontribusi yang
diberikanoleh lipoprotein kuning telur terhadap struktur makanan,
terutamaterhadap kualitas structural cake dan sejenisnya setelah dibakar.
3. Minyak Ikan
Ikan secara garis besar digolongkan
dalam ikan kurus yangmenyimpan lemaknya sebagai triasilgliserol dalam hati
(misalnya ikan
cod
) dan ikan
gemuk
(makarel dan haring). Minyak ikan
mengandung banyak asam lemak rantai sangat panjang dengan lebih dari dua
puluhatom karbon yang sebagian besar mempunyai 5-6 ikatan rangkap.Komposisi
asam lemak iakan berbeda, bergantung jenis ikan,makanannya, dan musim
4. Daging Otot
Lemak daging otot terutama terdiri
atas fosfolipida dan kolesterol bebas, walau[un banyak daging otot hewan
diinfiltrasi oleh simpanantriasilgliserol (
marbling
). Sebanyak 85% asam lemak daging
ototterdiri dari atas asam palmitat, stearat, okleat, linoleat dan
arakidonat.Komposisi lemak daging otot menyerupai komposisi lemak simpanan.
Minyak Nabati
Sebagian besar tumbuh – tumbuhan
menyimpan lemak didalam biji – bijiannya (kacang kedelai, biji bunga
matahari, jagung) ataudalam dagingnya (apokat). Jenis palma menyimpan minyak di
dalam biji maupun di dalam dagingnya. Minyak biji – bijian berbeda
satusama lain dalam komposisi asam lemak. Minyakl biji – bijian jugamerupakan sumber
fosfolipida, karotenoid, dan sterol tumbuh – tumbuhan
Asam lemak
Asam lemak merupakan asam
monokarboksilat rantai panjang. Adapunrumus umum dari asam lemak adalah:Rentang
ukuran dari asam lemak adalah C12 sampai dengan C24. Adadua macam asam lemak yaitu:1.
Asam lemak jenuh (saturated fatty acid) Asam lemak ini tidak memiliki
ikatan rangkap2. Asam lemak tak jenuh (unsaturated fatty acid) Asam lemak
inimemiliki satu atau lebih ikatan rangkap.
b. Gliserida netral (lemak netral)
11
Fungsi dasar dari gliserida netral
adalah sebagai simpanan energi(berupa lemak atau minyak). Setiap gliserol
mungkin berikatan dengan 1, 2atau 3 asam lemak yang tidak harus sama. Jika
gliserol berikatan dengan 1asam lemak disebut monogliserida, jika berikatan
dengan 2 asam lemak disebut digliserida dan jika berikatan dengan 3 asam
lemak dinamakantrigliserida. Trigliserida merupakan cadangan energi penting
dari sumber lipid.Apa yang dimaksud dengan lemak (fat) dan minyak (oil)?
Lemak danminyak keduanya merupakan trigliserida. Adapun perbedaan sifat
secaraumum dari keduanya adalah:
1. Lemak
Lemak umumnya diperoleh dari hewan
,berwujud padat pada suhuruang dan tersusun dari asam lemak jenuh.
2.
Minyak
Umumnya diperoleh dari
tumbuhan,berwujud cair pada suhuruang,tersusun dari asam lemak tak
jenuhFosfogliserida (fosfolipid).Lipid dapat mengandung gugus fosfat. Lemak
termodifikasi ketika fosfatmengganti salah satu rantai asam lemak.
c. Lipid kompleks
Sebagian dari asetil KoA dapat
diubah menjadi kolesterol (prosesnyadinamakan kolesterogenesis) yang
selanjutnya dapat digunakan sebagai bahanuntuk disintesis menjadi steroid
(prosesnya dinamakan steroidogenesis).

b. Sintesis asam lemak
Makanan bukan satu-satunya sumber
lemak kita. Semua organismedapat men-sintesis asam lemak sebagai cadangan
energi jangka panjang dansebagai penyusun struktur membran. Pada manusia,
kelebihan asetil KoAdikonversi menjadi ester asam lemak. Sintesis asam lemak sesuai
dengandegradasinya (oksidasi beta).Sintesis asam lemak terjadi di dalam
sitoplasma. ACP (acyl carrier protein) digunakan selama sintesis
sebagai titik pengikatan. Semua sintesisterjadi di dalam kompleks multi
enzim-fatty acid synthase. NADPH digunakan
sebagai bahanuntuk disintesis
menjadi steroid (prosesnya dinamakan steroidogenesis).
untuk sintesis. Tahap-tahap
sintesis asam lemak ditampilkan pada skema berikut.Penyimpanan lemak dan
penggunaannya kembali. Asam-asam lemak akandisimpan jika tidak diperlukan untuk
memenuhi kebutuhan energi. Tempat penyimpanan utama asam lemak adalah
jaringan adiposa. Adapun tahap-tahap penyimpanan tersebut adalah: Asam
lemak ditransportasikan dari hati sebagaikompleks VLDL. Asam lemak kemudian
diubah menjadi trigliserida di seladiposa untuk disimpan. Gliserol 3-fosfat
dibutuhkan untuk membuattrigliserida. Ini harus tersedia dari glukosa.
Akibatnya, kita tak dapatmenyimpan lemak jika tak ada kelebihan glukosa di
dalam tubuh.
Jika kebutuhan energi tidak dapat
tercukupi oleh karbohidrat, makasimpanan trigliserida ini dapat digunakan
kembali. Trigliserida akan dipecahmenjadi gliserol dan asam lemak. Gliserol
dapat menjadi sumber energi (lihatmetabolisme gliserol). Sedangkan asam lemak
pun akan dioksidasi untuk memenuhi kebutuhan energi pula (lihat oksidasi
beta).
2.3 Pencernaan, Absorpsi, Transportasi,
dan Metabolisme Lipid
Sebagian besar lemak pada makanan
yang terdiri dari trigliserida/trigliserol harus dipecah terlebih dahulu untuk
mempermudah proses reabsorpsidalam tubuh. Pada sebagian orang dewasa lemak
dapat dicerna secara efisienhingga 95% dari yang dikonsumsi.Lemak yang tidak
bermuatan listrik sehingga bersifat netral dan hidrifobik.Bila dicampur dengan
air, lemak akan memisah. Enzim, sebaliknya mempunyai bagian-bagian yang
bermuatan positif dan negative.oleh karena itu enzim bersifathidrofilik, yaitu
dapat bercampur baik dengan air yang bersifat polar. Agar lemak dapat
bercampur baik dengan air, dan enzim dapat bekerja untuk mencerna
lemak,terlebih dahulu harus mengalami proses emulsifikasi.Emulsifikasi adalah
proses dimana terjadi pengikatan lemak oleh garamempedu sehingga nantinya dalam
bentuk emulsi ini dapat mempermudah proses penyerapan dan pencernaannnya.
Emulsi lemak terjadi di dalam usus halusdengan bantuan garam empedu. Pada waktu
lemak memasuki usus halus,hormone kolesitokinin memberi isyarat kepada kantong
empedu untuk mengeluarkan cairan empedu. Cairan empedu terdapat sebagai
asam empedu dangaram empedu. Asam empedu dibuat oleh hati dari kolesterol untuk
kemudiandisimpan di dalam kantung empedu hingga saat diperlukan. Pada salah satu
ujungmolekul asam empedu terdapat rantai samping yang terdiri atas asam amino
yangmenarik air, sedangkan pada ujung lainnya terdapat sterol yang menarik
lemak.Demikianlah asam empedu dapat menarik molekul lemak yang sudah
dipecahmenjadi bagian-bagian kecil ini ke dalam cairan tubuh. Enzim lipase yang
bersaldari dinding usus halus dan pancreas kemudian mencrnakan lemak dalam
bentuk emulsi ini.
Asetiasetat dan D-3-hidroksibuturat
dapat digunakan sebagai substratreaksi respirasi dalam beberapa macam jaringan.
Sebagai contoh jaringan otot jantung dan ginjal dapat menggunakan
asetoasetat sebagai substrat reaksi respirasi bila tidak terdapat glukosa.
Demikian juga kelaparan dalm jangka panjang. Otak dapt beradpatasi untuk
menngunakan aseto-asetat sebagai substrat untuk reaksirespirasi.Sintesis asam
lemak terjadi di dalam sitosol (sitoplasma). Sebagai sumber karbon yaitu
Asetil Ko-A dan untuk reaksi redukasi digunakan NADPH2. Enzimyang beranggung
jawab atas sintesis asam lemak adalah asam lemak sintetase( fatty acid
synthetase) yang merupakan enzim kompleks (terdiri dari beberapa enzim).
Jalur reaksi sintesis asam lemak terdiri dari dua tahap,yaitu:a.aktifitas
asetil Ko-A(asetil Ko-A karboksilasi) b.pemanjangan rantai karbon
(elongasi) yang merupakan jalur malonilKo-AProses pemanjangan rantai karbon
malonil dilakukan dengan caramenambahkan dua karbon(Asetil Ko-A) secara
bertahap dan dibantu oleh enzimyang disebut sebagai acyl carrier protein(ACP).
Pada umumnya pemanjanganrantai karbon akan berhenti pada C16. Apabila
diperlukan asam lemak dengan panjang rantai karbon lebih dari 16 , maka
enzim lain (masih merupakan anggotaenzim asam lemak sintetase) akan bekerja
yaitu enzim asltioesterasde rantai panjang9long chain acyl-thio-esterase).
Asam lemak yang disimpan untuk digunakan dalam bentuk trigliserida dalam
semua sel, terutama adiposit dalam jaringan adipose. Trigliserida
(triasil-gliserol) teerdiri atas molekul gliserol padamana tiga asam lemak
diesterifikasikan. Pada umumnya asam-asam lemak yangterdapat dalam trigliserida
merupakan asam lemak jnuh. Sebagai “building block”utama untuk sintesis
trigliserida pada jaringan selain adipose adalah gliserol,sedangkan pada
jaringan digunakan dihidroksiaseton-fosfat (DHAP), yangdiproduksi selama proses
glikolisis.
2.4 Manfaat dan Dampak Terhadap
Kesehatan
Faktor makanan yang paling
berpengaruh terhadap kadar kolesterol darah(Low Density Lipoprotein/LDL) adalah
lemak total, lemak jenuh dan energy total.Dengan mengurangi lemak total dalam
makanan, jumlah energy total akan ikut berkurang. Jenis lemak yang
dikurangi sebaiknya lemak jenuh. Kolesterolmakanan sebetulnya hanya sedikit
meningkatkan kolesterol makanan, tergantung jumlah kolesterol yang dimakan
dan kemampuan tubuh untuk mengimbanginyadengan mensintesis lebih sedikit. Urut
– urutan perubahan makanan untuk menurunkan kolesterol darah menurut
prioritas adalah lemak, lemak jenuh dankolesterol.Kenaikan trigliserida dalam
plasma (Hipertrigliseridemia) juga dikaitkandengan terjadinya penyakit jantung
koroner. Kadar trigliserida plasma banyak dipengaruhi oleh kandungan
karbohidrat makanan dan kegemukan.Konsumsi lemak akhir – akhir ini juga
dikaitkan dengan penyakit kanker.Hal yang berpengaruh adalah jumlah lemak dan
mungkin asam lemak/tidak jenuhganda tertentu yang terdapat dalam minyak
sayuran.Asam lemak omega-3 ternyata berpengaruh baik terhadap kesehatan. Halini
pertama kali ditemukan pada penduduk asli Alaska yang, walaupunmakanannya
mengandung banyak energy, banyak lemak dan banyak kolesterol,ternyata bebas
dari penyakit jantung koroner atau Arterosklerosis. Makananmereka terutama
adalah ikan laut dalam yang kaya akan lemak omega-3 terutamaEPA dan DHA.Asam
lemak omega-3 diduga dapat pula mencegah penyakit kanker,menghambat kecepatan
perkembangannya serta menurunkan kecepatan pertumbuhan, ukuran dan jumlah
sel kanker. Asosiasi Jantung Amerikamenganjurkan makan ikan 2-3 kali seminggu.
Suplemen berupa minyak ikan tidak dianjurkan. Kebanyakan mengonsumsi
minyak ikan dapat menyebabkan pendarahan atau menghambat penyembuhan luka.
Suplemen minyak ikan dibuatdari hati ikan yang mungkin tercemar dengan bahan –
bahan toxid berasal dari pestisida, logam berat dan bahan pencemar lain.
Minyak ikan juga menganduingvitamin A dan D dalam jumlah berlebih sehingga
dapat menimbulkankeracunan/toxid dan ekstra energy yang dapat menyebabkan
kegemukan.
Sebaliknya, penelitian pada hewan
menunjukkan bahwa asam lemak tak jenuh ganda berasal dari minyak
sayuran, terutama asam lemak omega-6,mempunyai kemampuan lebih besar untuk
menimbulkan penyakit kanker daripada asam lemak jenuh
Lipid (Lemak)
A. DefinisiLipid menurut International Congress of Pure and Applied Chemistry adalah kelompok senyawa kimuia yang mempunyai sifat-sifat:
1. Tidak larut dalam air tetapi larut dalam pelarut organik seperti eter, CHCl3, benzen, alkohol/aseton panas, xylen, dll. serta dapat diekstraksi dari sel hewan/tumbuhan dengan pelarut tersebut.
2. Secara kimia, penyusun utama adalah asam lemak (dalam 100 gram lipid terdapat 95% asam lemak)
3. Lipid mengandung zat-zat yang dibutuhkan oleh manusia seperti asam lemak essential (EFA contohnya asam linoleat) dari asam linoleat dapat dibuat asam linolenat dan asam arakidonat.
B. Fungsi
1. Sebagai sumber energi (memiliki kandungan 9 kkal/g)
2. Unsur pembangun membran sel dan bertanggung jawab untuk lewatnya berbagai bahan yang masuk dan keluar sel.
3. Sebagai pelindung organ-organ penting, penyekat jaringan tubuh.
4. Menjaga tubuh terhadap pengaruh luar. misalnya: suhu, luka (infeksi) dan lainnya.
5. Insulator listrik (agar impuls-impuls syaraf merambat dengan cepat)
6. Membantu melarutkan dan mentransport senyawa-senyawa tertentu (misal vitamin) dalam aliran darah untuk keperluan metabolisme.
C. Sumber
1. Dari tumbuhan didalam sitoplasma berupa droplet.
2. Dari hewan di dalam jaringan adiposa.
D. Klasifikasi
Menurut sifat kimia (berdasarkan atas reaksinya dengan basa kuat)
1. Lipid tersabunkan (hidrolisis dengan basa)(latin: sapo, soap=sabun=garam asam lemak).contohnya adalah TAG (triasil gliserol) dan fosfolipid.
2 Lipid tak tersabunkan. contohnya: sterol (kolesterol), vitamin yang larut dalam lemak.
Menurut Bloor
1. Lipid sederhana. contohnya: fat/minyak (TAG/trigliserida) jika dihidrolisis menghasilkan asam lemak dan gliserol.
2. Lipid kompleks. contohnya: fosfolipid dan glikolipid.
Fosfolipid + H2O menghasilkan asam lemak + alkohol + asam fosfat + senyawa nitrogen.
Glikolipid + H2O menghasilkan asam lemak + karbohidrat + sfingosin.
3. Lipid turunan adalah senyawa-senyawa yang dihasilkan bila lipid sederhana dan lipid kompleks mengalami hidrolisis. Contohnya: asam lemak, gliserol, alkohol padat, aldehid, keton bodies.
E. Struktur
1. Lipid-fat/minyak
- disebut trigliserida = triasil gliserol = ester asam lemak atau lemak netral (“true fat”)
- merupakan ester gliserol dengan 3 asam lemak berbeda (R, R’, R”)
- jika ketiga asam lemaknya sama (R=R’=R”) disebut lipid sederhana (R = asam palmitat “tripalmitoil gliserol = tripalmitin”, R = asam stearat “tristeroil gliserol = tristearin”)
- jika asam lemaknya tidak sama disebut lipid majemuk
- asam lemak yang terikat pada gliserol dapat dihidrolisis secara enzimatik (lipase) atau dengan basa panas (saponifikasi)-gliserol dan garam asam lemak (sabun)
2. Gliserofosfolipid atau Gliserol fosfatida
- Struktur umum dari lipid majemuk (1,2-diasil gliserol)
- memiliki gugus fosfat yang teresterifikasi pada C nomor 3 dari gliserol
- contohnya: fofatidil kolin (lisitin), spingomielin.
F. Macam-Macam Lipid
contoh lipid adalah triasilgliserol, fosfodiasil gliserol, spingolipid, glikolipid, vitamin larut lemak, prostaglandin, kolestrol, hormon steroid, asam empedu.,
Langganan:
Postingan (Atom)